News Detail
Tarif Sewa Terminal di Priok Lebih Murah, Singapura Ketar Ketir

Kumparan.com, Kamis 27 April 2017

Waktu tunggu bongkar muat barang hingga keluar dari Pelabuhan Tanjung Priok (dwelling time) masih cukup lama. Saat ini rata-rata dwelling time di Pelabuhan Priok 2,9 hari.

 

Dwelling time di Pelabuhan Priok lebih lama dari Malaysia yang hanya 2 hari dan Singapura 0,5 hari. Namun untuk urusan tarif Terminal Handling Charge (THC), Pelabuhan Priok lebih murah dibandingkan Singapura.

 

THC adalah gabungan biaya Container Handling Charge (CHC) yang dipungut pengelola terminal petikemas dan surcharge dipungut pelayaran atau agennya.

 

"Kalau mau bandingkan dwelling time lumayan dibandingkan Thailand. Mereka (Thailand) 4-5 hari. Malaysia 2 hari, Singapura lebih cepat. Tetapi ongkosnya logistiknya Singapura tinggi," ungkap Deputi bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Edy Putera Irawady kepada kumparan (kumparan.com), Kamis (27/4).

 

Dia menambahkan murahnya tarif THC di Pelabuhan Priok bikin Singapura cemas dan khawatir. Hal serupa juga dirasakan Malaysia. Kedua negara tersebut akhirnya menurunkan tarif Pusat Logistik Berikat (PLB) agar pelabuhan mereka tetap ramai.

 

"Sejak kita benahi agregator, PLB Singapura itu menurunkan tarif gudangnya. Karena semua pindah ke Indonesia. Kalau hitung-hitungan hari kita kalah dibandingkan Malaysia dan Singapura (urusan dwelling time), tetapi kalau dihitung biaya kita lebih bagus dari Singapura," paparnya.

 

Sayangnya hal tersebut tidak banyak orang yang tahu. Menurut Edy, bila berbicara soal pelabuhan masalah yang kerap disinggung hanya dwelling time.

 

"Kan THC kita lebih rendah. Kita lebih bangkit. Malaysia dan Singapura sudah mulai menurunkan tarif gudangnya sejak adanya PLB. Ini kita tidak bisa klaim karena dikejar dwelling time," singgung Edy.

 

Sumber:

https://kumparan.com/wiji-nurhayat/tarif-sewa-terminal-di-priok-lebih-murah-singapura-ketar-ketir

 


Back to List

22 Apr 2022

Ini Dampak Bagi Sejumlah Sektor Industri Akibat Masih Tingginya Harga Minyak Mentah  

Muhammad Julian, Kontan.co.id, Rabu 20 April 2022

11 Apr 2022

Pemerintah Batasi Angkutan Logistik Saat Arus Mudik, Begini Pinta ALI  

Lailatul Anisah, Kontan.co.id, Minggu 10 April 2022

05 Apr 2022

Angkutan Barang Dibatasi saat Mudik, Pengusaha Logistik Justru Khawatir Ini

Dany Saputra, Bisnis.com, Selasa 5 April 2022

01 Apr 2022

5 Sektor Usaha yang Halal Nikmati Solar Subsidi

cnnindonesia.com, Kamis 31 Maret 2022

31 Mar 2022

Pengusaha Logistik Keluhkan Solar Langka Sudah 2 Minggu

cnnindonesia.com, Selasa 29 Maret 2022

29 Mar 2022

Awas, Solar Langka Bisa Berimbas pada Kenaikan Harga Bahan Pokok

cnnindonesia.com, Selasa 29 Maret 2022

18 Mar 2022

Asosiasi Logistik Indonesia Prediksi Tren Kenaikan Freight Rate Akan Berlanjut

Dimas Andi, Kontan.co.id, Rabu 16 Maret 2022

07 Mar 2022

Pelabuhan Tanjung Priok Macet, Ini Tanggapan Asosiasi Logistik Indonesia (ALI)

Dimas Andi, Kontan.co.id, Jumat 04 Maret 2022

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved