News Detail
Pembatasan Truk Dimatangkan Pekan Ini

Yudi Supriyanto, Bisnis Indonesia, Senin 8 Mei 2017

JAKARTA – Kementerian Perhubungan akan mematangkan regulasi pembatasan operasional truk selama angkutan Lebaran 2017 pada pekan ini.

 

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Pudji Hartanto menyatakan, pihaknya akan bertemu dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri guna membahas kepastian angkutan barang truk selama Lebaran 2017.

 

“Masih dibahas karena Selasa kami mau rapat dengan Korlantas untuk kepastian hari H kapan dilarang dan diperbolehkan lagi,” katanya di Jakarta, Jumat (5/5).

 

Dia memperkirakan lama waktu pembatasan operasional truk selama Lebaran tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan kebijakan pada Lebaran 2016.

 

Pudji menilai, piahknya masih memerlukan waktu guna mengetahui perkembangan situasi di lapangan sebelum menentukan lama waktu pembatasan operasional truk.

 

Dia menambahkan, situasi di lapangan pada masa Lebaran 2017 berbeda dengan situasi dan kondisi di lapangan pada periode yang sama tahun lalu.

 

“Nah itu yang mau dibahaa [situasi di lapangan] di Korlantas. Insya Allah Selasa, pas bertepatan dengan operasi patuh,” imbuhnya.

 

Dia mengungkapkan para pelaku usaha memang meminta sosialisasi pembatasan operasional angkutan barang berbasis jalan raya dilakukan lebih awal.

 

Dengan strategi itu, paparnya, para pelaku usaha bisa mengatur waktu pengiriman barang sebelum Lebaran. “Dari mereka [pengusaha] itu yang penting sosialisasi lebih awal, itu saja,” kata Pudji.

 

GANJIL-GENAP

Selain pembatasan operasional angkutan barang truk, dia menuturkan pihaknya juga akan membahas rencana penerapan sistem ganjil-genap bagi pengendara mobil pribadi selama Lebaran.

 

Selama ini, masyarakat masih berbeda pendapat terkait dengan penerapan sistem ganjil-genap terhadap kendaraan pribadi selama masa angkutan Lebaran. Namun, dia menilai jumlah masyarakat yang tidak setuju terhadap penerapan aturan itu lebih banyak ketimbang yang setuju. “Ya nanti keputusannya akan kami rapat [kan] Selasa nanti,” katanya.

 

Direktur Lalu Lintas Ditjen Perhubungan Daray Kemenhub Pandu Yunianto menuturkan, konsep pembatasan angkutan truk pada Lebaran tahun ini belum mengalami perubahan. Namun, dia menilai keputusan pembatasan tersebut masih menunggu Kepolisian dan Kementerian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURR),

 

Sebelumnya, Pandu mengungkapkan, pemerintah memiliki konsep pembatasan angkutan barang truk angkutan barang galian atau tambang pada H-7 sampai dengan H+7 Lebaran.

 

Sementara itu, truk dengan jumlah berat yang diizinkan (JBI) 14 ton lebih dan truk dengan 3 sumbu atau lebih, ungkapnya, berencana dibatasi pada H-4 sampai H+3.


Back to List

28 Sep 2020

Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi Selama Masa PSBB Pojok Bisnis

Zulfah Robbania, Pojoksatu.id, Minggu, 27 September 2020

28 Sep 2020

Asosiasi Logistik Sebut Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi

Jawapos.com, Sabtu, 26 September 2020

28 Sep 2020

Asosiasi Logistik Sebut Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi

Jawapos.com, Sabtu, 26 September 2020

28 Sep 2020

Asosiasi Logistik Sebut Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi

Jawapos.com, Sabtu, 26 September 2020

23 Sep 2020

Demi kelancaran, Asosiasi Logistik minta pemerintah tanggap mitigasi potensi banjir

Ridwan Nanda Mulyana, Kontan.co.id, Selasa 22 September 2020

15 Sep 2020

Jasa Pengiriman Makanan Bisa Melonjak saat PSBB di Jakarta

Anitana Widya Puspa, Bisnis.com, Senin 14 September 2020

11 Sep 2020

PSBB DKI Jilid II, Pengusaha Minta Pemerintah Perluas Stimulus untuk Cegah PHK

Francisca Christy Rosana, Tempo.co, Kamis, 10 September 2020

07 Sep 2020

Jika Tol Ditutup buat Dilewati Sepeda, Angkutan Logistik Terganggu?

Vadhia Lidyana, Detik.com, Sabtu 05 September 2020

28 Aug 2020

Pelabuhan Tak Optimal, Pemerintah Cuma Fokus Investasi

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Kamis 27 Agustus 2020

25 Aug 2020

Pemanfaatan Pelabuhan Tak Optimal, Salah Siapa?

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Senin 24 Agustus 2020

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved