News Detail
Pelaku Logistik: Paket Kebijakan XV Rawan Disalahgunakan

Raden Jihad Akbar, Viva.co.id, Jumat 16 Juni 2017

VIVA.co.id – Pemerintah telah merilis paket kebijakan ekonomi XV yang terfokus pada pengembangan usaha dan daya saing penyedia jasa logistik nasional. Meskipun kalangan pengusaha logistik mengapresiasi terbitnya stimulus tersebut, pemerintah tetap diminta waspada atas berbagai aturan yang justru nantinya bisa disalahgunakan.

 

Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia, Zaldy Ilham Masita, menilai, aturan di kementerian teknis tentang pencabutan persyaratan kepemilikan modal badan usaha di bidang pengusahaan angkutan laut, keagenan kapal, perusahaan bongkar muat, dan badan usaha pelabuhan diharapkan bisa dicermati pemerintah.

 

“Aturan ini perlu diwaspadai dan bisa disalahgunakan. Aturan ini bisa menciptakan perusahaan makelar dan perusahaan abal-abal,” kata Zaldy saat berbincang dengan VIVA.co.id, di Jakarta, Jumat, 16 Juni 2017.

 

Berdasarkan dokumen yang diterima VIVA.co.id, aturan itu telah diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan, sebagai pelaksanaan paket kebijakan XV. Terbitnya aturan tersebut, memang sekaligus merevisi empat permenhub lainnya. Maka, perlu ada sinergi dengan pihak terkait untuk mengawal pelaksanaannya.

 

“Kami tahu bahwa bisnis angkutan laut membutuhkan modal yang besar dan perusahaan yang bonafit, karena sangat terkait dengan masalah safety dan security.” katanya.

 

Selain itu, Zaldy berharap, pemerintah bisa segera memfinalisasi revisi Permenhub tentang Pengamanan Kargo dan Pos, serta Rantai Pasok Kargo dan Pos yang Diangkut dengan Pesawat Udara. Saat ini, aturan tersebut masuk dalam kategori empat aturan pelaksanaan paket kebijakan yang masih dalam tahap finalisasi.

 

“Karena regulated agent ini berdampak langsung terhadap tingginya biaya kargo udara yang sekarang kami hadapi,” tuturnya.

 

Sumber:

http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/926974-pelaku-logistik-paket-kebijakan-xv-rawan-disalahgunakan

           


Back to List

20 Oct 2017

Tol Laut dan Sentra Logistik Tekan Harga di Indonesia Timur

Koran-jakarta.com, Jumat, 20 Oktober 2017

20 Oct 2017

Kawasan Gudang Terintegrasi Jadi Solusi

Yudi Supriyanto, Bisnis Indonesia, Jumat, 20 Oktober 2017

20 Oct 2017

Apindo: Biaya Logistik di Pelabuhan Indonesia Semakin Mahal

Fergi Nadira, Republika.co.id, Kamis, 19 Oktober 2017

20 Oct 2017

Berapa Biaya Logistik yang Masuk Akal Menurut Luhut Pandjaitan?

Irene Agustine, Bisnis.com, Rabu 18 Oktober 2017

20 Oct 2017

Pemerintah Bikin Beleid Tekan Ongkos Logistik Laut 50 Persen

Galih Gumelar, Cnnindonesia.com, Rabu, 18 Oktober 2017

18 Oct 2017

Dua Rute Baru Bakal Meluncur Pada 2018

Rivki Maulana, Bisnis Indonesia, Rabu, 18 Oktober 2017

18 Oct 2017

Kemenhub Jarung Usulan Pengusaha Truk

Yudi Supriyanto, Bisnis Indonesia, Rabu, 18 Oktober 2017

17 Oct 2017

Kegiatan Ekspor Impor Jangan Sampai Terganggu

Rmol.co, Senin, 16 Oktober 2017

16 Oct 2017

Sekali Lagi Soal Pemimpin Logistik

Abdul Rahman, Bisnis Indonesia, Senin, 16 Oktober 2017

16 Oct 2017

Importir Keluhkan Tingginya Biaya Logistik

Siti Rohmatulloh, Kontan.co.id, Sabtu, 14 Oktober 2017

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved