News Detail
Mogok Pekerja JICT Rugikan Bisnis Logistik hingga Rp 200 Miliar

Septian Deny, Liputan6.com, Kamis 3 Agustus 2017

Peserta demo membawa spanduk tutuntan saat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (31/7). Mereka menuntut evaluasi terkait perpanjangan kerja sama pengelolaan dan pengoperasian pelabuhan. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

 

Liputan6.com, Jakarta Aksi mogok ratusan pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) berdampak pada kegiatan bongkar muat barang di terminal tersebut. Akibatnya, pengusaha logistik pun harus menanggung kerugian akibat kejadian itu.

 

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldy Ilham Masita mengatakan, berhentinya kegiatan bongkar buat barang tersebut berpotensi merugikan para pengusaha hingga Rp 200 miliar. Kerugian ini bisa semakin besar bila aksi mogok tersebut tidak segera ditangani.

 

"Kerugiannya menurut saya sih sampai Rp 100 miliar-Rp 200 miliar. Belum lagi kerugian tidak langsung seperti reputasi, pinalti, dan lain-lain. Bisa jauh lebih besar," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Kamis (3/8/2017).

 

Menurut Zaldy, saat ini yang mengalami kelumpuhan total hanya di JICT. Sementara di Terminal Petikamas Koja (TPK) dan Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok masih berjalan. "Di JICT setop, tapi di Koja dan Terminal 3 masih jalan," lanjut dia.

 

Zaldy berharap, pemerintah dan PT Pelindo II segera menyelesaikan permasalahan dengan para pekerja JICT. Jika tidak, maka kegiatan ekspor impor Indonesia bisa terganggu.

 

"Kita berharap, mogok dihentikan segera dan jangan pernah kejadian lagi mogok karena masalah internal perusahaan. Ini sangat memalukan bagi Indonesia. Masa karena masalah internal perusahaan membuat ekspor dan impor Indonesia terganggu. Pelindo II dan Kementerian BUMN harus bertanggung jawab penuh," tandas dia.

 

Lebih dari 650 pekerja yang merupakan 95 persen dari keseluruhan pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) melakukan aksi mogok di area lobi kantor pelabuhan peti kemas terbesar di Indonesia tersebut.

 

Sekretaris Jendral Serikat Pekerja (SP) Jakarta International Container Terminal M Firmansyah menjelaskan, aksi mogok didahului penutupan pelabuhan dan sweeping oleh Direksi JICT pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi. Padahal, pekerja mulai mogok pada pukul 07.00 WIB.

 

Sempat terjadi juga aksi adu mulut karena Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok melarang karyawan melakukan absensi. Padahal, karyawan yang mogok harus absen sesuai ketentuan undang-undang.

 

"Serikat Pekerja menyayangkan aksi menghalang-halangi tersebut. Patut dipertanyakan apa kapasitas Otoritas Pelabuhan melarang pekerja absen?" jelas dia dalam keterangan tertulis.

 

Mogok kerja dilakukan karena dampak dari perpanjangan kontrak JICT yang menurut Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melanggar aturan.

 

Sumber:

http://bisnis.liputan6.com/read/3045272/mogok-pekerja-jict-rugikan-bisnis-logistik-hingga-rp-200-miliar

 


Back to List

25 Nov 2020

Distribusi Vaksin Covid-19 Dimonopoli BUMN, Cuan Swasta Minim

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Selasa, 24 November 2020

23 Nov 2020

Industri Logistik Bangkit 2021

Sanya Dinda, Investor.id, Minggu 22 November 2020

19 Nov 2020

Protes Tarif Sandar Kapal Bakal Naik, Pengusaha Anggap Menhub Gagal  

Francisca Christy Rosana, Tempo.co, Rabu 18 November 2020

19 Nov 2020

Pelaku Usaha Logistik Tolak Rencana Kenaikan Biaya Sandar Kapal

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Selasa, 17 November 2020

12 Nov 2020

Bandara Soekarno Hatta Lumpuh 8 Jam Buat Pengusaha Rugi Miliaran Rupiah  

Khoirul Ma’ruf, Pikiran-rakyat.com, Rabu 11 November 2020

12 Nov 2020

Pengusaha Logistik Rugi Rp10 Miliar Terdampak Kerumunan Simpatisan Rizieq Shihab

Tira Santia, Merdeka.com, Rabu 11 November 2020

11 Nov 2020

Imbas Macet-Delay, Pengiriman Barang Lewat Bandara Soetta Telat Sehari

Detik.com, Selasa 10 November 2020

11 Nov 2020

Pengusaha Logistik Rugi Miliaran Rupiah, Imbas Penjemputan Habib Rizieq Buat Pengiriman Ngaret

Gilang Pranajasakti, Pikiran-rakyat.com, Selasa 10 November 2020

09 Nov 2020

Ini dua sektor bisnis yang tumbuh pesat di kuartal III-2020

Muhammad Julian, Kontan.co.id, Senin 09 November 2020

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved