News Detail
Penurunan Tarif Efektif Pangkas Biaya

Ipak Ayu H.N/Rivki Maulana, Bisnis Indonesia, Selasa 16 Januari 2018

JAKARTA – Kementerian Perhubungan berencana segera memberlakukan penurunan tarif Penerimanaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk sektor logistik pada awal tahun ini.

 

Penurunan tarif diyakini bisa mendorong penurunan biaya logistik.

 

Pada tahap awal, pemerintah akan melakukan pencontohan di Pelabuhan Tanjung Priok karena menampug 50% total seluruh logistik yang ada.

 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, penurunan tarif PNBP sektor logistik tersebut guna mendukung percepatan tingkat kemudahan berbisnis di Indonesia agar lebih kompetitif. Ada tiga macam fokus Kemenhub saat ini yakni aplikasi daring, tarif dan waktu.

 

“Tarif ini harus dilakukan dengan consider, bagaimana pun kita harus reduce itu. Kami sudah sepakat untuk turunkan tarif-tarif itu, baik yang menjadi pemasukan korporasi maupun PNBP, sehingga angka itu jadi kompetitif. Kalau ada perbedaan ya tidak perlu banyak,” katanya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomina, Senin (15/1).

 

Terkait dengan proyeksi penurunan tarif, Budi masih enggan menuturkan karena harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan. Harapannya, dengan tarif yang turun maka volume transaksi akan meningkat.

 

Adapun mengenai target tingkat EoDB pihaknya mengaku tidak mematik peringkat secara pasti. Paling penting baginya adalah memperbaiki kualitas pelayanan sehingga peningkatan dipastikan signifikan.

 

Pekan depan, dia juga akan melakukan kunjungan ke Pelabuhan Tanjung Priok untuk melakukan pembahasan dengan pemangku kebijakan terkait mengenai pengenaan tarif baru.

 

Budi menambahkan jika pelaku usaha meminta pelaksanaan bongkar muat dilaksanakan di pelabuhan dengan tarif yang ringan pasti masih bisa diupayakan. Namun, harus ada klasifikasi tertentu sebab selama ini pemerintah membuat dwelling time untuk percepatan.

 

“Untuk penurunan tarif saya belum tentukan secara final, minggu depan baru akan saya kumpulkan stakeholder agar bisa mendapatkan suatu kumulasi dari servis masyarakat sehingga menjadi satu level of service atau kemudahan,” ujarnya.

 

Di pihak lain, para pelaku usaha di sektor transportasi dan logistik mengapresiasi rencana Kementerian Perhubungan untuk menurunkan sejumlah tarif PNBP.

 

Ketua Umum DPP Indonesia National Shipowner Association (INSA) Carmelita Hartoto mengatakan, penurunan tarif memang bakal memberikan benefit bagi perusahaan pelayaran. Pasalnya, pengusaha pelayaran selama ini dibebani tarif PNBP yang jenisnya beragam.

 

Menurutnya, pungutan PBNP di sektor transportasi laut mencakup jasa pemandu dan penundaan, jasa labuh tambat, dan jasa dermaga. Selanjutnya, tarif untuk jasa kegiatan alih muat antarkapal di dalam atau di luar wilayah pelabuhan.

 

Kendati mendapat angin segar karena beban diperkirakan bakal berkirang, INSA menilai dampak paling besar bakal dirasakan pemilik barang karena sektor pelayaran hanya berkontribusi 20%-25% terhadap rantai pasok logistik. Adapun, sektor lain yang berperan besar dalam kepelabuhan dan distribusi barang dari dan menuju pelabuhan.

 

“Penurunan [tariff PNBP] ini terutama berdampak besar bagi para pemilik barang, dan membuat biaya logistik semakin efisien,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (15/1).

 

Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia Zaldy Ilham Masita mengatakan, kontribusi tarif PNBP terhadap biaya logistik cukup besar. Dia mencontohkan, biaya konsensi pelabuhan dan bandara dipungut 2% dari pendapatan kotor per tahun. Pengelola pelabuhan dan bandara menjadi terpacu untuk mencari margin keuntungan bersih diatas 15%.


Back to List

28 Sep 2020

Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi Selama Masa PSBB Pojok Bisnis

Zulfah Robbania, Pojoksatu.id, Minggu, 27 September 2020

28 Sep 2020

Asosiasi Logistik Sebut Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi

Jawapos.com, Sabtu, 26 September 2020

28 Sep 2020

Asosiasi Logistik Sebut Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi

Jawapos.com, Sabtu, 26 September 2020

28 Sep 2020

Asosiasi Logistik Sebut Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi

Jawapos.com, Sabtu, 26 September 2020

23 Sep 2020

Demi kelancaran, Asosiasi Logistik minta pemerintah tanggap mitigasi potensi banjir

Ridwan Nanda Mulyana, Kontan.co.id, Selasa 22 September 2020

15 Sep 2020

Jasa Pengiriman Makanan Bisa Melonjak saat PSBB di Jakarta

Anitana Widya Puspa, Bisnis.com, Senin 14 September 2020

11 Sep 2020

PSBB DKI Jilid II, Pengusaha Minta Pemerintah Perluas Stimulus untuk Cegah PHK

Francisca Christy Rosana, Tempo.co, Kamis, 10 September 2020

07 Sep 2020

Jika Tol Ditutup buat Dilewati Sepeda, Angkutan Logistik Terganggu?

Vadhia Lidyana, Detik.com, Sabtu 05 September 2020

28 Aug 2020

Pelabuhan Tak Optimal, Pemerintah Cuma Fokus Investasi

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Kamis 27 Agustus 2020

25 Aug 2020

Pemanfaatan Pelabuhan Tak Optimal, Salah Siapa?

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Senin 24 Agustus 2020

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved