News Detail
Bea Cukai Online-kan Administrasi Ekspor-Impor

Andi Ibnu, Tempo.co, Selasa 18 Desember 2018

TEMPO.CO, JAKARTA - Pemerintah bakal menerapkan sistem pengurusan administrasi kepabeanan. Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan para pelaku usaha akan bisa menginput aktivitasnya di mana dan kapan saja melalui aplikasi khusus yang disediakan kantornya. “Berlaku efektif 1 Januari 2019 mendatang,” ujar Heru di kantor Kementerian Keuangan, Senin 17 Desember 2018.

 

Menurutnya dengan sistem yang dinamakan Pertukaran Data Elektronik via Internet (PDE Internet) ini, pelaku usaha diberikan kemudahan. Sebelumnya, untuk mengisi aktivitas ekspor-impornya, pengusaha diharuskan untuk menginput modul di kantor cabang Bea Cukai setempat. Walhasil, tak jarang ada indikasi barang yang tertahan lantaran keterlambatan pengurusan administrasi.

 

“Prosedur yang lama sudah usang karena dipakai sudah dipakai sejak dari 1997,” kata Heru. Dia mengatakan, sistem baru juga tak hanya untuk menginput data angka ekspor-impor semata. Berbagai administrasi seperti rujukan pemindahan barang ke kawasan berikat juga termasuk dalam layanan.

 

Heru tak menampik dari sisi internal, bahkan, di kantor cabang besar seperti Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Soekarno-Hatta hingga kini masih ada ribuan administrasi yang diurus secara offline.

 

Meski semakin mudah, Heru mengatakan pemerintah bakal makin ketat dalam pengawasan logistik barang. Kerja sama dengan otoritas hukum seperti Kepolisian dan Tentara Negara makin diperkuat. “Ekspor dan impor ilegal harus ditekan agar kuota yang ada bisa buat yang ilegal,” kata Heru. Adapun para pengusaha yang masih menggunakan sistem lama per 1 Januari mendatang bakal tidak bisa melakukan input sama sekali.

 

Kepala Satuan Kerja Pengelola Portal Lembaga National Single Window (LNSW) Djatmiko mengatakan perbaruan kebijakan tersebut bakal langsung terintegrasi dengan lembaganya.

 

Dari urusan kepabeanan, LNSW bisa memberi tindakan lanjutan yang diperlukan seperti penanganan dokumen kekarantinaan, dokumen kepabeanan, dokumen perizinan, dokumen kepelabuhanan/kebandarudaraan, dan dokumen lain, yang terkait dengan ekspor dan/atau impor dilakukan melalui LNSW.

 

Dokumen-dokumen tersebut disampaikan oleh pengguna jasa kepada kementerian/lembaga terkait melalui Sistem INSW (SINSW) dengan mekanisme penyampaian data dan informasi secara tunggal.

 

“Jadi akan lebih mudah,” ujar Djatmiko. Menurutnya bukan tidak mungkin, kemudahan administrasi juga diikuti oleh belasan kementerian/ lembaga terkait yang juga mengurusi urusan bongkar muat secara sektoral.

 

Pengamat perpajakan Center for Indonesia Taxation Analysis Yustinus Prastowo mengatakan berbagai kemudahan administrasi yang dilakukan Kementerian Keuangan sejalan dengan niatan reformasi perpajakan yang digaungkan sejak tiga tahun silam.

 

Simplifikasi, katanya, lebih bisa diterima dunia usaha yang saat ini iklimnya sedang tidak begitu kondusif. “Kalau galak-galak dan ruwet malah berdampak lebih besar,” ujar Yustinus.

 

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia Zaldy Masita mengatakan berbagai upaya pemerintah memperbaiki proses dwelling time sebenarnya sudah bagus. Namun sayangnya, banyak biaya proses aktifitas ekspor-impor seperti terminal handling charges justru menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat.

 

“Harga selalu berubah, padahal sudah diamanatkan Bank Indonesia untuk menggunakan rupiah,” kata Zaldy.

 

Sumber:

https://bisnis.tempo.co/read/1156284/bea-cukai-online-kan-administrasi-ekspor-impor/full&view=ok


Back to List

23 May 2019

Terdampak Demo 22 Mei, Pengiriman Barang ke Jakarta Diprediksi Telat

Ardan Adhi Chandra, Detik.com, Rabu 22 Mei 2019

23 May 2019

Dampak E-commerce di Indonesia: Logistik Tumbuh, Ritel Bertransformasi

Gilang Kharisma, techinasia.com, Selasa 21 Mei 2019

17 May 2019

Tol Satu Arah saat Mudik Lebaran, Pengusaha Minta Jalur Alternatif Disiapkan

Septian Deny, Liputan6.com, Rabu 15 Mei 2019

15 May 2019

Alasan Asing Makin Tertarik Investasi Sektor Pergudangan Indonesia

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Selasa 14 Mei 2019

10 May 2019

PMA Logistik Meroket, Investor Lokal Tak Bisa Terus Minta Diproteksi

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Kamis 9 Mei 2019

05 Apr 2019

Saran ALI ke Asperindo Soal Pesawat Sewaan Kargo Sendiri

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Kamis 4 April 2019

25 Mar 2019

Jalur tol Trans Jawa memangkas jarak dan waktu, apalagi jika tarifnya lebih rendah

Eldo Christoffel Rafael, Kontan.coid, Minggu 24 Maret 2019

14 Mar 2019

Swasta Diusulkan Terlibat INALOG

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis Indonesia, Kamis 14 Maret 2019

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved