News Detail
Terlalu Kualitatif, Inpres Penataan Ekosistem Logistik Bakal Sia-Sia

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Minggu, 21 Juni 2020

Bisnis.com, JAKARTA – Instruksi presiden (Inpres) No.5/2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional dinilai tak boleh salah menerjemahkan digitalisasi logistik sebagai tujuan.

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldi Ilham Masita mengatakan Inpres ini merupakan regulasi baru barang lama. Pasalnya, yang dicakup dalam Inpres ini sudah ada di banyak regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

"Saya rasa kalau tujuan dari Inpres ini hanya untuk membangun sistem digitalisasi untuk logistik semata maka sepertinya kita salah kaprah tentang digitalisasi logistik. Digitalisasi bukan tujuan tapi salah satu cara untuk membuat logistik Indonesia efisien," paparnya, Minggu (21/6/2020).

Dia menyebut regulasi sejenis mulai dari Perpres No 22/2012 tentang Sistem Logistik Nasional, hingga paket deregulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah Jokowi di periode 1 dimana ada paket deregulasi yang khusus utk logistik.

Kemudian, banyak pernyataan lainnya dari Presiden Jokowi mengenai logistik di berbagai kesempatan. Dengan demikian jelasnya, sebenarnya isi Inpres ini sudah tidak asing lagi.

"Yang menjadi masalah selalu adalah implementasinya,” katanya.

Menurutnya, yang menjadi konsen utamanya yakni sektor yang jadi pemimpin dalam implementasi Inpres ini serta tolak ukur dari Inpres yang terlalu kualitatif.

Ketika kepemimpinan dari implemetasi ini tidak jelas dipastikan Inpres ini akan bernasib sama dengan regulasi-regulasi lainnya tentang logistik. Dia menambahkan, Inpres No. 5/2020 sangat kualitatif, tidak ada alat ukur yang kuantitatif sehingga jelas apakah Inpres ini berhasil atau gagal.

“Seharusnya ada alat ukur yg jelas, misalnya biaya pelabuhan turun berapa persen, bahkan biaya logistik turun berapa persen. Selama tidak ada alat ukur yang jelas maka Inpres ini percuma saja, tidak akan memberikan efisiensi apa-apa," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan National Logistics Ecosystem (NLE) ini sudah saatnya diluncurkan dan digunakan oleh para pemangku kepentingan. Dengan NLE ini akan tercipta efisiensi dan transparansi dan harapannya akan mengurangi biaya logistik yang saat ini terbilang tinggi.

Inpres No. 5/2020 akan mencakup menyederhanakan proses pemeriksaan barang, mempermudah akses layanan logistik melalui kolaborasi system ekspor dan impor dengan kementerian dan lembaga terkait, penerapan system management resiko yang terintegrasi, kementerian dan lembaga terkait.

Selain itu cakupan lainnya, yakni peningkatan efisiensi proses logistik dengan kolaborasi system sektor transportasi, sektor pelayaran, sektor pelabuhan, sektor pergudangan, sektor depo peti kemas dan menyederhanakan proses bisnis pembayaran penerimaan negara serta sinkronisasi jalur kereta api petikemas.

"NLE ini adalah mempertemukan pelaku usaha logistik baik ekspor maupun impor di dalam satu platform untuk saling bertukar informasi dengan konsep API [Application Programming Interface], Inovasi dan transformasi bisnis di masa pandemi ini seyogyanya segera diluncurkan,” katanya.

 

Sumber:

https://ekonomi.bisnis.com/read/20200621/98/1255576/terlalu-kualitatif-inpres-penataan-ekosistem-logistik-bakal-sia-sia

 


Back to List

20 Jan 2021

ALI: Kenaikan tarif akan membuat truk logistik menghindari jalur tol

Selvi Mayasari, Kontan.co.id, Senin 18 Januari 2021

19 Jan 2021

Tarifnya Naik, Jalan Tol Terancam Ditinggal Kendaraan Logistik

Herdi Alif Al Hikam, Detik.com, Minggu 17 Januari 2021

19 Jan 2021

Tarif Tol Trans Jawa Naik Hari Ini, Truk Logistik Beralih Non Tol

Anitana Widya Puspa, Bisnis.com, Minggu 17 Januari 2021

14 Jan 2021

Distribusi Vaksin Corona oleh Swasta Butuh Payung Hukum

Ulfa Arieza, cnnindonesia.com, Rabu 13 Januari 2021

13 Jan 2021

Bahu Membahu Sebar Vaksin Corona

Yuli Yanna Fauzie, cnnindonesia.com, Selasa 12 Januari 2021

13 Jan 2021

Pengusaha Buka Ruang Beri \'Harga Khusus\' Angkut Vaksin Corona

cnnindonesia.com, Selasa, 12 Januari 2021

13 Jan 2021

Pengusaha Siap Bantu Jokowi Gelar Vaksinasi Corona  

cnnindonesia.com, Selasa, 12 Januari 2021

15 Dec 2020

Teknologi dan kemajuan Logistik di Indonesia 2021

Albi Panatagama, December 14, 2020

11 Dec 2020

Ini Strategi Agar Indonesia Tidak Mengalami Kelangkaan Kontainer Kosong

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Rabu 9 Desember 2020 

11 Dec 2020

Hadapi Kelangkaan Kontainer Ekspor, Ini Solusi Asosiasi

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Selasa 8 Desember 2020 

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved