News Detail
ALI: Bisnis Pergudangan Stagnan di Masa Pandemi

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Kamis 2 Juli 2020

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menilai bisnis pergudangan di tengah pandemi dan normal baru ini mengalami stagnasi karena pandemi berdampak terhadap bisnis gudang barang jadi dan bahan mentah.

Ketua ALI Zaldi Ilham Masita mengatakan pertumbuhan pergudangan cenderung stagnan di masa pandemi ini, bahkan ada yang negatif. Namun, secara prospek dia menilai bisnis ini masih menjanjikan dalam jangka panjang.

Menurutnya, kebutuhan pergudangan memang meningkat karena ada penurunan daya beli masyarakat yang sangat tajam. Penurunan ini yang membuat peningkatan jumlah barang tidak bergerak sehingga kebutuhan penyimpanan pun terdongkrak.

Namun, biaya pergudangan ini juga menjadi beban tambahan bagi para pemilik barang yang modal kerjanya sudah terpakai untuk membuat barang tersebut dan tidak bisa dijual.

Dengan demikian, perusahaan pergudangan harus menurunkan harga jual atau biaya sewa warehouse-nya dengan tajam dan bersedia dibayar dalam jangka waktu yang lebih lama.

"Ini adalah fenomena gudang barang jadi, sedangkan bahan baku malah sebaliknya. Kebutuhan akan gudang sangat sedikit karena impor bahan baku masih rendah dan belum kembali normal," ujarnya, kepada Bisnis, Kamis (2/7/2020)..

Dia menegaskan karena bisnis pergudangan membutuhkan biaya investasi yang besar dan jangka panjang, perusahaan pergudangan harus melihat ke depan setelah Covid-19 ini dan mulai melakukan investasi dari sekarang.

"Prospek pergudangan di Indonesia setelah Covid-19 masih sangat cerah karena bentuk negaranya kepulauan yang membutuhkan banyak gudang di berbagai lokasi," katanya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan laju pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan pada triwulan I/2020 sebesar 1,27 persen atau tumbuh 5,45 persen pada periode yang sama tahun lalu.

 

Tak jauh berbeda, sub sektor pergudangan dan jasa penunjang angkutan serta pos dan kurir juga mengalami pertumbuhan negatif 0,73 persen.

 

Sumber:

https://ekonomi.bisnis.com/read/20200702/98/1260931/ali-bisnis-pergudangan-stagnan-di-masa-pandemi

 


Back to List

17 Jun 2022

Ramai-ramai Tarif Tol Naik Tahun Ini, Pengusaha Menjerit

Emir Yanwardhana, cnbcindonesia.com, Kamis 16 Juni 2022

13 Jun 2022

Tarif 30 Ruas Tol Bakal Naik, Ongkos Logistik Makin Tinggi?

Heri Purnomo, Okezone.com, Kamis 9 Juni 2022

22 Apr 2022

Ini Dampak Bagi Sejumlah Sektor Industri Akibat Masih Tingginya Harga Minyak Mentah  

Muhammad Julian, Kontan.co.id, Rabu 20 April 2022

11 Apr 2022

Pemerintah Batasi Angkutan Logistik Saat Arus Mudik, Begini Pinta ALI  

Lailatul Anisah, Kontan.co.id, Minggu 10 April 2022

05 Apr 2022

Angkutan Barang Dibatasi saat Mudik, Pengusaha Logistik Justru Khawatir Ini

Dany Saputra, Bisnis.com, Selasa 5 April 2022

01 Apr 2022

5 Sektor Usaha yang Halal Nikmati Solar Subsidi

cnnindonesia.com, Kamis 31 Maret 2022

31 Mar 2022

Pengusaha Logistik Keluhkan Solar Langka Sudah 2 Minggu

cnnindonesia.com, Selasa 29 Maret 2022

29 Mar 2022

Awas, Solar Langka Bisa Berimbas pada Kenaikan Harga Bahan Pokok

cnnindonesia.com, Selasa 29 Maret 2022

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved