News Detail
Ini penyebab biaya pengiriman barang keluar negeri mengalami peningkatan hingga 40%

Selvi Mayasari, Kontan.co.id, Rabu 02 Desember 2020

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menyebut, tarif pengiriman barang ke luar negeri alami kenaikan 30%-40% akibat berkurangnya bolume ekspor impor dari hampir semua negara di dunia.

"Kenaikan biaya pengiriman akibat pandemi covid 19 sanget wajar karena berkurangnya volume ekspor impor dari hampir semua negara di dunia yang berakibat pengurangan jadwal kapal, penerbangan yang juga terjadi hampir di seluruh dunia," jelas Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldi Ilham Masita kepada kontan.co.id, Selasa (2/11).

Sehingga menurutnya, kapasitas logistik di seluruh dunia menjadi terbatas, dan menyebabkan biaya nya naik untuk menutupi biaya karena belum normalnya volume perdagangan dunia.

Selain itu, Zaldi menyebut, harga pengiriman per kontainer alami kenaikan, yang diakibatkan karena kontainer terbatas terjadi diseluruh dunia, akibat dari belum pulihnya perdagangan dunia karena pandemi covid-19 dan belum berimbangnya aliran container secara internasional.

PT SLJ Global Tbk (SULI) sebagai emiten yang bergerak di bidang pengolahan kayu juga mengaku, tarif ekspor menggunakan kontainer keluar negeri khususnya Amerika alami kenaikan.

"Kalau dulu pakai kontainer, tarif per kontainernya US$ 100 sekarang bisa sampai US$ 200, mau tidak mau saat ini selain pakai kontainer kita menggunakan Kapal Break Bulk. Kalau pakai kontainer biaya pengiriman naik terlalu signifikan akan mengganggu cashflow kita," jelas Wakil Presiden Direktur SLJ Global.

Hal tersebut membuat terjadinya peningkatan harga jual produk yang di ekspor ke luar negeri sekitar 10%-15% pada kuartal terakhir ini dan harga lock nya juga ada kenaikan sekitar 5%.

David menyebut, untuk pengiriman internasional ada sedikit peningkatan pada kuartal terakhir untuk tujuan Amerika karena bahan baku juga meningkat. "Di akhir tahun ini kondisi mulai membaik dan stok bahan meningkat mungkin kenaikannya belum tentu signifikan dibarengi dengan biaya lock menggunakan kontainer juga naik," katanya.

Dalam satu bulan pihaknya bisa melakukan ekspor 10 ribu kubik, dan dalam satu bulan pihaknya bisa menggunakan sekitar 250 kontainer untuk melakukan pengiriman. "Jadi kontainer tidak cukup mau tidak mau pakai kapal break bulk," ujar David.

 

Sumber:

https://industri.kontan.co.id/news/ini-penyebab-biaya-pengiriman-barang-keluar-negeri-mengalami-peningkatan-hingga-40

 


Back to List

01 Dec 2021

Fakta-Fakta Terkini Seputar \'Kiamat\' Kontainer, Simak Ya..

Emir Yanwardhana, Cnbcindonesia.com, Selasa 30 November 2021

25 Nov 2021

Kemendag: Penerapan Smart Logistic Wujudkan Perdagangan Lebih Efisien

Kontan.co.id, Rabu, 24 November 2021

20 Sep 2021

Integrasi Pelindo, Satu Standar Pelayanan dari Timur ke Barat

Fikri Halim, Viva.co.id, Minggu 19 September 2021

09 Sep 2021

Panggil Pengusaha, Jokowi Cari Jalan Keluar Kelangkaan Kontainer

Rizky Alika, Katadata.co.id, Rabu 8 September 2021

01 Sep 2021

Begini tanggapan ALI soal kelangkaan dan kenaikan tarif kontainer

Ridwan Nanda Mulyana, Kontan.co.id, Selasa 31 Agustus 2021

18 Aug 2021

Tarif jalan tol Jakarta-Surabaya akan naik, ini tanggapan pelaku usaha

Ridwan Nanda Mulyana, Kontan.co.id, Selasa 17 Agustus 2021

12 Aug 2021

´╗┐Kebijakan zero ODOL perlu kajian komprehensif

Jane Aprilyan, Kontan.co.id, Selasa 10 Agustus 2021

29 Jul 2021

Industri Logistik Jajaki Digitalisasi di Tengah Pandemi

M Julnis Firmansyah, Tempo.co, Kamis 29 Juli 2021

23 Jul 2021

Supply Chain Mulai Gunakan Teknologi 4.0, ALI Ingatkan Ini

Rahmi Yati, Bisnis.com, Kamis 22 Juli 2021

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved