News Detail
Pemerintah Bangun Lima Pusat Logistik

redaksi

INDOPOS.CO.ID  – Permasalahan muatan balik masih jadi batu sandungan besar bagi program tol laut. Guna menuntaskan persoalan tersebut, pemerintah pemerintah berencana membangun pusat logistik di jalur tol laut. Diharapkan pusat logistic bisa memfasilitasi pengumpulan muatan yang akan dibawa.

Ada lima pusat logistik yang akan dibangun tahun depan. Kelimanya berada di Natuna, Tahuna, Larantuka, Manokwari dan Timika.

”Yang pertama digarap adalah natuna. Lainnya baru akan disurvey,” tutur Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Kementerian Perhubungan Bay M Hasani di Jakarta, kemarin (17/11).

Dia menjelaskan, pembangunan ini bertujuan untuk mengkonsolidasi potensi muatan logistik di suatu wilayah. Baik itu muatan baru datang ataupun muatan balik. Dengan begitu, proses bongkar muat barang jadi optimal.

”Pusat logistik ini akan diberi nama rumah kita. Dengan adanya ini maka bisa dilihat kebutuhan di sana apa lalu muatan baliknya apa,” ujarnya.

Dalam pembangunan rumah kita ini, Kemenhub akan menggandeng BUMN seperti PT RNI, PT perikanan nusantara, PT pelindo, PT Pelni dan lainnya. Selama ini, diakuinya, pihaknya baru menggandeng Kementerian perdagangan. Tapi ternyata, dalam evaluasi satu tahun ini hal itu masih dirasa kurang.

Menurutnya, program ini akan dievaluasi secara kontinu. Bila ternyata masih dinilai gagal, sudah disiapkan rencana untuk langsung dilakukan penugasan. Bulog akan diminta mengakomodasi untuk muatan tersebut.

Di sisi lain, keberhasilan tol laut dalam penuruan disparitas harga juga terus diperluas. Rencananya, Kemenhub akan menambah lima trayek baru pada tahun depan. Adapun trayek baru tersebut meliputi Trayek 7 dengan rute Tanjung Priok – Enggano – Mentawai – Pulau Nias – Sinabang – Pulau Nias – Mentawai – Enggano – Tanjung Priok, Trayek 8 : Tanjung Perak – Belang Belang – Sangatta – Nunukan – Sangatta – Belang Belang – Tanjung Perak, Trakyek 9 :Tanjung Perak – Kisar – Namrole – Gebe – Maba – Gebe – Namrole – Kisar – Tanjung Perak.

Kemudian, Trayek 10 dengan rute Tanjung Perak – Wanci – Namlea – Fak Fak Kaimana – Timika – Kaimana – Fak Fak – Namlea – Wanci Tanjung Perak, dan Trayek 11 : Tanjung Perak – Kalabahi – Moa – Saumlaki – Dobo – Saumlaki – Moa – Kalabahi – Tanjung Perak.

Bay menuturkan, dari lima trayek baru tersebut tiga di antaranya adalah rute baru. Sedangkan dua lainnya mengikuti rute trayek 1 dan 2. ”Untuk Trayek 10 &11 itu crossing dengan Trayek 1 & 2. Karena setiap 28 hari sekali baru ada kapal di trayek itu, dengan penambahan ini jadi 14 hari sudah ada kapal, jadi lebih efisien,” paparnya.

Bay menuturkan, penambahan rute ini bertujuan untuk meperluas lagi jangkauan serta meningkatkan distribusi ke wilayah-wilayah terpencil dan perbatasan Indonesia. dengan begitu, ketersediaan barang dan disparitas harga bisa diminimalisir.

Dalam perluasan ini, Kemenhub akan turut melibatkan swasta. Lima trayek baru tersebut rencananya akan dilelang untuk swasta. ”Yang lama tetap Pelni. Kita ingin swasta menyiapkan kapal pengganti untuk cadangan,” jelasnya.

Kemenhub sendiri sudah menganggarkan dana sebesar Rp 380 Miliar untuk program tol laut tahun depan. Diharapkan dengan pendirian pusat logistik dan keterlibatan swasta bisa menekan subsidi yang diberikan.

Wakil Ketua Kadin Bidang Perhubungan Carmelia Hartoto menyatakan, pihaknya siap untuk dilibatkan. Kendati begitu, dia meminta adanya perbaikan yang harus dilakukan pemerintah. Perbaikan ini antara lain soal kesiapan infrastruktur dan peningkatan jumlah galangan kapal yang masih minim. ”Kita minta sistem yang diberlakukan benar, tepat sasaran dan memperhatikan pasar,” ujarnya. (mia)

Sumber: http://indopos.co.id/pemerintah-bangun-lima-pusat-logistik/


Back to List

25 Nov 2020

Distribusi Vaksin Covid-19 Dimonopoli BUMN, Cuan Swasta Minim

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Selasa, 24 November 2020

23 Nov 2020

Industri Logistik Bangkit 2021

Sanya Dinda, Investor.id, Minggu 22 November 2020

19 Nov 2020

Protes Tarif Sandar Kapal Bakal Naik, Pengusaha Anggap Menhub Gagal  

Francisca Christy Rosana, Tempo.co, Rabu 18 November 2020

19 Nov 2020

Pelaku Usaha Logistik Tolak Rencana Kenaikan Biaya Sandar Kapal

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Selasa, 17 November 2020

12 Nov 2020

Bandara Soekarno Hatta Lumpuh 8 Jam Buat Pengusaha Rugi Miliaran Rupiah  

Khoirul Ma’ruf, Pikiran-rakyat.com, Rabu 11 November 2020

12 Nov 2020

Pengusaha Logistik Rugi Rp10 Miliar Terdampak Kerumunan Simpatisan Rizieq Shihab

Tira Santia, Merdeka.com, Rabu 11 November 2020

11 Nov 2020

Imbas Macet-Delay, Pengiriman Barang Lewat Bandara Soetta Telat Sehari

Detik.com, Selasa 10 November 2020

11 Nov 2020

Pengusaha Logistik Rugi Miliaran Rupiah, Imbas Penjemputan Habib Rizieq Buat Pengiriman Ngaret

Gilang Pranajasakti, Pikiran-rakyat.com, Selasa 10 November 2020

09 Nov 2020

Ini dua sektor bisnis yang tumbuh pesat di kuartal III-2020

Muhammad Julian, Kontan.co.id, Senin 09 November 2020

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved