News Detail
ALI: Sebaiknya Swasta Lokal Ikut Garap Pelabuhan Patimban

Gloria Fransisca K. Lawi, Bisnis.com, Kamis 12 Januari 2017

Bisnis.com, JAKARTA - Pelaku usaha jasa logistik dan kepelabuhan meminta pemerintah mengundang swasta lokal dalam mengoperasikan dan memiliki saham di Pelabuhan Patimban, Jawa Barat.

 

Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldy Ilham Masita menyayangkan, harusnya operator Pelabuhan Patimban dari Indonesia tidak diserahkan kepada PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II. Hal ini disebabkan Pelindo II sudah memiliki Pelabuhan New Priok yang bekerjasama dengan PSA asal Singapura.

 

“Harusnya diserahkan ke swasta, agar ada persaingan sehat dengan Pelindo II di Tanjung Priok, Pelindo III di Tanjung Mas, dan Tanjung Perak,” kata Zaldy kepada Bisnis di Jakarta pada Kamis (12/1/2017).

 

Menurut dia, Pelindo I-IV sebaiknya fokus mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia Timur yang membutuhkan peran aktif badan usaha milik negara. Dia berharap BUMN bisa mengerjakan sebagai pionir apabila pihak swasta akhirnya masuk.

 

“Untuk daerah-daerah yang sudah terlihat bisa digarap secara komersial lebih baik swasta saja yang investasi sesuai dengan perintah Presiden Jokowi agar swasta dilibatkan, dalam pembangunan infrastruktur,” terangnya.

 

 Menurut Zaldy, Patimban tidak bisa dijadikan pelabuhan komplementer dari Pelabuhan Tanjung Priok atau New Priok. Hal ini karena direct call untuk ekspor dari Patimban langsung tidak bisa feeder ke New Priok. Jika hanya feeder ke Tanjung Priok, maka biaya handling-nya dua kali lebih mahal.

 

“Sebaiknya Pelindo II fokus ikut membangun pelabuhan di luar Jawa, dan di luar negeri,” ungkapnya.

 

 Sebelumnya, Elvyn G Massasya, Direktur Utama Pelindo II, mengatakan Pelabuhan Patimban akan difungsikan sebagai pelabuhan komplementer dari Pelabuhan Tanjung Priok.

 

Dia meyakini dua pelabuhan ini tidak akan bersaing dengan New Priok. Hal ini mengingat pelabuhan-pelabuhan di Indonesia akan mengalami peningkatan kapasitas pada 2019 dan memerlukan pelabuhan tambahan.

Sumber:

http://industri.bisnis.com/read/20170112/98/618996/ali-sebaiknya-swasta-lokal-ikut-pelabuhan-patimban


Back to List

28 Sep 2020

Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi Selama Masa PSBB Pojok Bisnis

Zulfah Robbania, Pojoksatu.id, Minggu, 27 September 2020

28 Sep 2020

Asosiasi Logistik Sebut Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi

Jawapos.com, Sabtu, 26 September 2020

28 Sep 2020

Asosiasi Logistik Sebut Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi

Jawapos.com, Sabtu, 26 September 2020

28 Sep 2020

Asosiasi Logistik Sebut Jasa Pengiriman Makanan Tumbuh Paling Tinggi

Jawapos.com, Sabtu, 26 September 2020

23 Sep 2020

Demi kelancaran, Asosiasi Logistik minta pemerintah tanggap mitigasi potensi banjir

Ridwan Nanda Mulyana, Kontan.co.id, Selasa 22 September 2020

15 Sep 2020

Jasa Pengiriman Makanan Bisa Melonjak saat PSBB di Jakarta

Anitana Widya Puspa, Bisnis.com, Senin 14 September 2020

11 Sep 2020

PSBB DKI Jilid II, Pengusaha Minta Pemerintah Perluas Stimulus untuk Cegah PHK

Francisca Christy Rosana, Tempo.co, Kamis, 10 September 2020

07 Sep 2020

Jika Tol Ditutup buat Dilewati Sepeda, Angkutan Logistik Terganggu?

Vadhia Lidyana, Detik.com, Sabtu 05 September 2020

28 Aug 2020

Pelabuhan Tak Optimal, Pemerintah Cuma Fokus Investasi

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Kamis 27 Agustus 2020

25 Aug 2020

Pemanfaatan Pelabuhan Tak Optimal, Salah Siapa?

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Senin 24 Agustus 2020

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved