News Detail
Priok Jadi Hub Internasional, Ongkos Logistik Bisa Lebih Murah

Katadata.co.id, Senin 23 Januari 2017

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) menyatakan biaya kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok bisa lebih murah jika pelabuhan ini bisa dijadikan hub internasional. Ada penghematan rata-rata sekitar Rp 1,5 juta per kontainer, jika pengiriman barang tidak melalui Pelabuhan Singapura.

 

Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Magsassya mengatakan penghematan ini bisa terjadi karena biaya terminal handling cost dan biaya freight pelabuhan di Pelabuhan Tanjung Priok lebih murah ketimbang Singapura. Dia mencontohkan jika kapal kontainer dari Palembang terlebih dahulu berlabuh di Singapura sebelum ke pelabuhan di Asia Timur, maka eksportir dan importir harus mengeluarkan ongkos hingga Rp 21,5 juta per kontainer.

 

Namun, jika Tanjung Priok dijadikan hub internasional sebelum ke Asia Timur, maka biaya yang dibutuhkan hanya mencapai Rp 19 juta per kontainer. "Itu hitungan contoh. Tapi average (rata-rata) penghematannya bisa Rp 1,5 juta keseluruhan," kata Elvyn di kantornya, Jakarta, Senin (23/1).

 

Rencana untuk menjadikan Tanjung Priok sebagai hub internasional ini telah ditetapkan Kementerian Perhubungan dalam Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RPIN) yang baru ditandatangani 30 Desember lalu. Selain Tanjung Priok, pemerintah juga menetapkan pelabuhan lain, yakni Pelabuhan Patimban yang akan segera dibangun.

 

Pelabuhan tersebut memiliki posisi sentral dalam pengembangan tol laut. Terutama dalam menyediakan waktu dan biaya pelayaran yang rendah. Hal ini akan berkontribusi pada peningkatan efisiensi biaya logistik nasional. (Baca: Tim Persiapan Pembangunan Pelabuhan Patimban Terbentuk Pekan Ini)

 

“Pengembangan pelabuhan hub internasional diperkirakan akan meningkatkan mode share angkutan laut sebesar 6,42 persen atau sekitar 0,30 persen dari kondisi sekarang,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Tonny Budiono, dalam keterangannya, Senin (23/1).

 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan keputusan Kementerian Perhubungan ini sudah dengan dipertimbangkan dengan matang. Untuk mematangkan implementasi rencana hub internasional ini, pihaknya akan melangsungkan rapat khusus pada Kamis (26/1) mendatang.

 

"Kalau bisa lebih murah kita buat saja (hub internasional) dalam negeri," kata Luhut. (Baca: Biaya Logistik Mulai Turun Berkat Pembenahan Infrastruktur)

 

Untuk tahap awal, Pelindo II menargetkan bisa memfasilitasi pengiriman kontainer ke Asia Timur seperti Cina, Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan. Karena saat ini sekitar 60 persen pergerakan kontainer dari Tanjung Priok mengarah ke wilayah tersebut. "Baru setelahnya kami targetkan (jadi hub) untuk Eropa dan Amerika Serikat," kata Elvyn.

 

Sumber:

http://katadata.co.id/berita/2017/01/23/priok-jadi-hub-internasional-ongkos-logistik-bisa-lebih-murah

 


Back to List

01 Dec 2021

Fakta-Fakta Terkini Seputar \'Kiamat\' Kontainer, Simak Ya..

Emir Yanwardhana, Cnbcindonesia.com, Selasa 30 November 2021

25 Nov 2021

Kemendag: Penerapan Smart Logistic Wujudkan Perdagangan Lebih Efisien

Kontan.co.id, Rabu, 24 November 2021

20 Sep 2021

Integrasi Pelindo, Satu Standar Pelayanan dari Timur ke Barat

Fikri Halim, Viva.co.id, Minggu 19 September 2021

09 Sep 2021

Panggil Pengusaha, Jokowi Cari Jalan Keluar Kelangkaan Kontainer

Rizky Alika, Katadata.co.id, Rabu 8 September 2021

01 Sep 2021

Begini tanggapan ALI soal kelangkaan dan kenaikan tarif kontainer

Ridwan Nanda Mulyana, Kontan.co.id, Selasa 31 Agustus 2021

18 Aug 2021

Tarif jalan tol Jakarta-Surabaya akan naik, ini tanggapan pelaku usaha

Ridwan Nanda Mulyana, Kontan.co.id, Selasa 17 Agustus 2021

12 Aug 2021

´╗┐Kebijakan zero ODOL perlu kajian komprehensif

Jane Aprilyan, Kontan.co.id, Selasa 10 Agustus 2021

29 Jul 2021

Industri Logistik Jajaki Digitalisasi di Tengah Pandemi

M Julnis Firmansyah, Tempo.co, Kamis 29 Juli 2021

23 Jul 2021

Supply Chain Mulai Gunakan Teknologi 4.0, ALI Ingatkan Ini

Rahmi Yati, Bisnis.com, Kamis 22 Juli 2021

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved