News Detail
Konferensi Pelabuhan Dunia, Pelindo II Paparkan Proyek CBL Water Ways

Halimatus Sa'diah, Republika.co.id, Kamis 11 Mei 2017

REPUBLIKA.CO.ID, BALI -- Direktur Utama PT. Pelindo II Elvyn G Massasya memaparkan soal proyek Cikarang Bekasi Laut (CBL) Water Ways saat menjadi pembicara dalam salah satu sesi Konferensi Pelabuhan Dunia atau World Ports Conference di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/5). Konferensi itu sendiri dihadiri oleh para penyelenggara pelabuhan dari 50 negara.

 

Elvyn menjelaskan, CBL Water Ways merupakan jalur air sepanjang 30 kilometer yang akan menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dan kawasan industri di Cikarang, Bekasi. Proyek ini ditargetkan dapat mengurangi ongkos logistik secara signifikan.

 

Ia​ melanjutkan, kontainer yang masuk lewat Pelabuhan Tanjung Priok nantinya dapat langsung dikirimkan dengan kapal tongkang melalui jalur air tersebut. Satu kapal tongkang dapat memuat 100-200 kontainer.

 

"Dengan ini diharapkan trafik kontainer ke Cikarang yang biasa 10 ribu kontainer bisa dialihkan lewat kanal 10-20 persen," ujarnya.

 

Elvyn memastikan, pengiriman kontainer melalui jalur kanal lebih murah dan efektif dibandingkan jika melalui jalur darat. Selain mengurangi trafik lalu lintas, cara ini juga diperkirakan dapat mengurangi biaya logistik hingga 20 persen.

 

Proyek CBL Water Ways merupakan salah satu proyek strategis yang dicanangkan Pelindo II untuk dimulai pada 2017. Elvyn menyebut, total anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini sebanyak Rp 3,6 triliun.

 

Untuk dapat memulai proyek tersebut, Pelindo II harus mendapatkan izin dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai pemilik kanal. Saat ini, menurut Elvyn, proses perizinan tengah berjalan. Rencananya, pembangunan terminal CBL Water Ways akan dikerjakan secara bertahap.

 

"Tahap pertama akan selesai 2019," tutur dia.

 

Menteri Koordinator bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan dukungannya atas terobosan yang dicanangkan Pelindo II untuk membuat sistem logistik lebih efisien. Sebab, ia ingin dwelling time dan biaya logistik turun bersamaan.

 

"Kita sekarang sedang mengatur agar biaya lebih rendah supaya kita bisa kompetitif," ujar Luhut, usai membuka World Ports Conference, Rabu (10/5) lalu.

 

Sumber:

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/05/11/opshow330-konferensi-pelabuhan-dunia-pelindo-ii-paparkan-proyek-cbl-water-ways

 


Back to List

16 Apr 2021

Pengusaha Protes Kenaikan Tarif Pelabuhan Priok Saat Ekonomi Susah

Muhammad Idris, Kompas.com, Kamis 15 April 2021

15 Apr 2021

Tarif Layanan Pelabuhan Tanjung Priok Naik! Berlaku Besok

Anitana Widya Puspa, Bisnis.com, Rabu 14 April 2021

14 Apr 2021

Mahendra Rianto Resmi Jabat Ketua Umum ALI periode 2021-2026

Rahmi Yati, Bisnis.com, Selasa 13 April 2021

14 Apr 2021

Naik 39%, pelaku usaha keberatan dengan tarif baru di Pelabuhan Tanjung Priok

Venny Suryanto, Kontan.co.id, Selasa 13 April 2021

14 Apr 2021

Tarif Jasa Pelabuhan Tanjung Priok Naik, Pengusaha Pusing!

Emir Yanwardhana, Cnbcindonesia.com, Selasa 13 April 2021

05 Apr 2021

Vaksinasi Tumbuh Kembangkan Industri Rantai Pasok

Ipak Ayu, Bisnis.com, Minggu 04 April 2021 

05 Apr 2021

Jasa Pengiriman Meraup Untung di Momen Larangan Mudik Lebaran 2021

Menit.co.id, Sabtu 3 April 2021

30 Mar 2021

Menakar Dampak ke RI Akibat Macet di Terusan Suez

Herdi Alif Al Hikam, Detik.com, Senin 29 Maret 2021

24 Mar 2021

Jelang Idulfitri, Perusahaan Jasa Kurir Siap-Siap Raup Cuan

Anitana Widya Puspa, Bisnis.com, Selasa, 23 Maret 2021

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved