News Detail
Dampak Resesi Singapura, Indonesia Wajib Benahi Biaya Logistik

Rinaldi Mohammad Azka, Bisnis.com, Kamis 16 Juli 2020

Bisnis.com, JAKARTA - Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menilai resesi Singapura tidak berdampak secara langsung terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan aktivitas logistik. Namun, daya beli rendah dan biaya logistik tinggi menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah Indonesia.

Ketua ALI Zaldi Ilham Masita mengatakan Indonesia tidak terimbas secara langsung dari resesi Singapura, tapi memang konsumsi dalam negeri merosot tajam karena banyak terjadi PHK, pemotongan gaji dan sebagainya.

"Ekonomi Indonesia yang selama ini bertumpu pada konsumsi domestik juga akan terpukul karena melemahnya daya beli masyarakat yang semakin hari semakin rendah dan sudah pasti logistik juga akan terpukul, secara overall logistik sudah minus 50 persen dibandingkan dengan tahun lalu," jelasnya kepada Bisnis.com, Kamis (16/7/2020).

Dia menyebut merosotnya aktivitas logistik karena banyaknya industri yang belum beroperasi secara normal dan banyaknya sektor jasa yang terpukul karena Covid-19. Walhasil, aktivitas logistik yang sangat berkaitan dengan aktivitas industri turut terdampak signifikan.

ALI, terangnya, meminta pemerintah menghapus semua biaya-biaya yang membuat ekonomi tinggi seperti pendapatan negara bukan pajak (PNBP), pungutan dari BUMN dan pemerintah daerah. Selain itu, dia menegaskan agar pungutan liar harus segera dihapus agar biaya bisa turun untuk bisa menaikkan kembali daya beli masyarakat.

"Logistik adalah enabler dari industri dan perdagangan, logistik akan naik bila industri dan perdagangan juga naik, tapi jangan-jangan logistik menjadi penghalang industri dan perdagangan karena biaya logistik yang masih tinggi," katanya.

Dengan demikian, di masa sulit pasca Covid-19 ini, seluruh pihak terangnya, wajib berfokus menurunkan biaya logistik yang dinilai masih tinggi sebesar 24 persen dari PDB agar ekonomi domestik dapat kembali bergairah.

 

Sumber:

https://ekonomi.bisnis.com/read/20200716/98/1267082/dampak-resesi-singapura-indonesia-wajib-benahi-biaya-logistik

 

 

 


Back to List

16 Feb 2024

Pilpres Satu Putaran, Asosiasi Logistik Indonesia Berpegang Teguh Pada Outlook 2024

Sabrina Rhamadanty, Kontan.co.id, Kamis 15 Februari 2024

01 Feb 2024

Poros Penghubung Logistik Timur

Nugroho Nafika Kassa, Bisnis Indonesia, Kamis 1 Februari 2024

30 Jan 2024

Harga Produk Bisa Naik Akibat Konflik Laut Merah, YLKI: Jangan Bebankan ke Konsumen

Dimas Andi, Kontan.co.id, Senin 29 Januari 2024

29 Jan 2024

Konflik Laut Merah Dongkrak Tarif Logistik, Harga Produk bakal Naik

tribunnews.com, Minggu 28 Januari 2024

29 Jan 2024

INSA Sebut Ongkos Logistik ke Eropa Naik 65% Akibat Konflik di Laut Merah

Rashif Usman, Kontan.co.id, Minggu 28 Januari 2024

25 Jan 2024

Konflik di Laut Merah, Distribusi Komoditas Impor Berpotensi Terdampak

Vendy Yhulia Susanto, Kontan.co.id, Rabu 24 Januari 2024

24 Jan 2024

3 Aspek Penting Dalam Pelayanan di Industri Logistik

Banu Adikara, Jawapos.com, Selasa 23 Januari 2024

22 Jan 2024

Sepanjang 2023, KAI Logistik Raup Pendapatan Rp 1,1 Triliun

Ichsan Emrald Alamsyah, Republika.co.id, Minggu 21 Januari 2024

19 Jan 2024

Bagaimana Tren Pergudangan Tahun 2024?

M. Ubaidillah, Swa.co.id, Kamis 18 Januari 2024

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved