News Detail
Ekonomi Lesu, Contract Logistics Tetap Tumbuh

Abdul Rahman, Bisnis.com, Rabu 14 November 2017

Bisnis.com, JAKARTA - Bisnis contract logistic diperkirakan hanya tumbuh sekitar 10% sampai 12% tahun ini.

Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldy Ilham Masita mengatakan contract logistic tahun ini sedikit berkurang dibandingkan dengan tahun lalu karena kondisi ekonomi sedang lesu.

"Tahun 2018 kami harapkan akan lebih baik, bisa sampai 13%-14%," katanya kepada Bisnispada Selasa (14/11/2017).

Salah satu penyebab ekonomi lesu adalah isu penurunan daya beli. Untuk menunjang pertumbuhan sektor logistik, dia berharap biaya-biaya di pelabuhan dan bandara yang berhubungan dengan kargo perlu dikurangi oleh pemerintah.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi menjelaskan penurunan daya beli memang cukup berpengaruh terhadap contract logistic.

Pasalnya, meskipun tidak semua pelaku contract logistic bekerja sama dengan perusahaan ritel, jumlahnya cukup banyak, sehingga cukup berpengaruh khususnya karena kehadiran e-commerce.

"Contract logistic 60% untuk manufaktur. Tidak semua yang masuk ritel masuk dalam contract logistic. Tapi karena banyak jadi cukup berpengaruh," tuturnya.

Meskipun demikian, dia optimistis target lini bisnis contract logistic bisa tercapai sebelum tutup tahun. Namun, mereka mengantisipasi sejumlah kondisi yang dinilai bisa menghambat. Hingga November 2017 target yang dicanangkan masih di jalur yang tepat.

"Sampai akhir bulan ini masih sesuai dengan target yang direncanakan. Tetapi ada beberapa titik yang mengalami kemacetan dalam satu bulan ini seperti di kawasan Cikampek," ucapnya.

Menurutnya, Cikampek merupakan salah satu sentra industri. Oleh karena itu, jika arus barang dari dan ke Cikampek terhambat, dapat berdampak pada kinerja perusahaan logistik.

Salah satu penyebab kemacetan di ruas tol dari dan menuju Cikampek adalah pembangunan sejumlah proyek transportasi. Pemerintah sudah berupaya mengatasi kemacetan tersebut dengan melakukan pembatasan jam operasional truk logistik.

Kondisi lain yang diantisipasi adalah perubahan cuaca yang memasuki musim hujan. Pihaknya berharap tidak terjadi cuaca ekstrem yang bisa menghambat pengiriman barang.

 

Sumber : http://industri.bisnis.com/read/20171114/98/709113/ekonomi-lesu-contract-logistic-tetap-tumbuh

 


Back to List

17 Jun 2022

Ramai-ramai Tarif Tol Naik Tahun Ini, Pengusaha Menjerit

Emir Yanwardhana, cnbcindonesia.com, Kamis 16 Juni 2022

13 Jun 2022

Tarif 30 Ruas Tol Bakal Naik, Ongkos Logistik Makin Tinggi?

Heri Purnomo, Okezone.com, Kamis 9 Juni 2022

22 Apr 2022

Ini Dampak Bagi Sejumlah Sektor Industri Akibat Masih Tingginya Harga Minyak Mentah  

Muhammad Julian, Kontan.co.id, Rabu 20 April 2022

11 Apr 2022

Pemerintah Batasi Angkutan Logistik Saat Arus Mudik, Begini Pinta ALI  

Lailatul Anisah, Kontan.co.id, Minggu 10 April 2022

05 Apr 2022

Angkutan Barang Dibatasi saat Mudik, Pengusaha Logistik Justru Khawatir Ini

Dany Saputra, Bisnis.com, Selasa 5 April 2022

01 Apr 2022

5 Sektor Usaha yang Halal Nikmati Solar Subsidi

cnnindonesia.com, Kamis 31 Maret 2022

31 Mar 2022

Pengusaha Logistik Keluhkan Solar Langka Sudah 2 Minggu

cnnindonesia.com, Selasa 29 Maret 2022

29 Mar 2022

Awas, Solar Langka Bisa Berimbas pada Kenaikan Harga Bahan Pokok

cnnindonesia.com, Selasa 29 Maret 2022

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved