News Detail
Kemenhub Kebut Pembangunan Pelabuhan Patimban

Ilyas Istianur Praditya, Liputan6.com, Selasa 5 September 2017

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Perhubungan(Kemenhub) memastikan akan mempercepat proses pembangunan Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Percepatan dilakukan karena proyek Pelabuhan Patimban masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

 

Direktur Kepelabuhanan Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Chandra Irawan mengatakan pembangunan fisik pelabuhannya sendiri akan dilakukan mulai awal 2018.

 

"Sesuai dengan jadwal semula, penyelesaian Pelabuhan Patimban untuk Tahap 1 ini berubah dari yang awalnya selesai pada 2020, maka menjadi 2019," kata Chandra di Kantor Kemenhub, Selasa (5/9/2017).

 

Percepatan ini diperoleh dengan dilakukannya penyempitan beberapa jadwal tahapan proses pembangunan seperti salah satunya tahap pelelangan. Lelang sendiri ditargetkan akan dilakukan pada Oktober 2017.

 

Ia menuturkan, percepatan ini dilakukan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, mengingat pentingnya pelabuhan ini untuk mengurangi kepadatan di Pelabuhan Tanjung Priok dan menigkatkan daya saing industri di Jawa Barat.

 

Adapun pembangunan tahap 1 yang akan selesai pada 2019 diantaranya pembangunan terminal peti kemas dengan ukuran 400 m x 300 m, lapangan peti kemas berkapasitas 250 ribu TEUS, terminal kendaraan yang berkapasitas 218 ribu CBU, akses jalan dan kedalaman alur dan kolam -10 mLWS.

 

"Total dana yang dibutuhkan untuk membangun tahap 1 phase 1 itu US$ 1,03 miliar. Itu akan kita dapatkan melalui loan dsri JICA," tegas dia.

 

Dalam proyek Pelabuhan Patimban, pemerintah akan menganggarkan dana melalui APBN untuk pembangunan dasar dan pembebasan lahan sekitar US$ 90 juta.

 

Setelah pembangunan tahap 1 phase 1 selesai, maka akan dilanjutkan ke pembangunan tahap 1 phase 2 ditargetkan akan selesai pada 2023.

 

Pelabuhan Patimban Bisa Kurangi Macet di Tol Cikampek

 

Sebelumnya Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi meminta semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Pelabuhan Patimban, Jawa Barat, untuk mempercepat realisasi pembangunan jalan tol tersebut.

 

Peran Pelabuhan Patimban, ujar Budi, sangat penting bagi efisiensi logistik beberapa kawasan industri di Jawa Barat. Selama ini angkutan logistik adalah menuju Pelabuhan Tanjung Priok, sehingga menimbulkan kepadatan lalu lintas.

 

"Saya minta ini harus dipercepat, baik di Ditjen Perhubungan Laut, JICA, dalam hal pendanaannya. Kita juga akan coba koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal pembebasan lahan," kata Budi Karya di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis 27 Juli 2017.

 

Selama ini Pelabuhan Tanjung Priok memiliki kapasitas sekitar 6 juta TEUS. Budi menuturkan, jumlah ini tidak akan cukup jika harus menampung seluruh angkutan logistik yang setiap tahun terus tumbuh.

 

Selain itu, banyaknya kendaraan logistik yang menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok ini menjadikan arus lalu lintas memasuki Jakarta cukup sesak. Salah satunya di jalan Tol Cikampek-Jakarta.

 

"Jadi nanti juga mengurangi kepadatan arus lalu lintas," ujar Budi Karya.

 

Pelabuhan Patimban sendiri ditargetkan akan mulai ground breaking pada Januari 2018. Total investasi proyek yang dikerjasamakan dengan Jepang ini adalah Rp 43,22 triliun. Adapun untuk tahap 1 nilai investasi yang dibutuhkan adalah Rp 17 triliun.

 

"Pokoknya apa yang bisa dikerjakan lebih mudah, kerjakan dulu. Misalnya nanti tahap awal bisa untuk terminal kendaraan," ucapnya.

 

Seperti diketahui, proporsi pembiayaan Pelabuhan Patimban berasal dari berbagai sumber, yaitu dari Loan 71 persen (untuk break water, pengerukan, reklamasi, dermaga, seawall, trestle, dan jalan akses), APBN 19 persen (untuk lahan ± 372 Ha dan pajak 10 persen), dan KPS 10 persen (untuk peralatan dan pengoperasian).

 

Sumber:

http://bisnis.liputan6.com/read/3083505/kemenhub-kebut-pembangunan-pelabuhan-patimban

 


Back to List

16 Apr 2021

Pengusaha Protes Kenaikan Tarif Pelabuhan Priok Saat Ekonomi Susah

Muhammad Idris, Kompas.com, Kamis 15 April 2021

15 Apr 2021

Tarif Layanan Pelabuhan Tanjung Priok Naik! Berlaku Besok

Anitana Widya Puspa, Bisnis.com, Rabu 14 April 2021

14 Apr 2021

Mahendra Rianto Resmi Jabat Ketua Umum ALI periode 2021-2026

Rahmi Yati, Bisnis.com, Selasa 13 April 2021

14 Apr 2021

Naik 39%, pelaku usaha keberatan dengan tarif baru di Pelabuhan Tanjung Priok

Venny Suryanto, Kontan.co.id, Selasa 13 April 2021

14 Apr 2021

Tarif Jasa Pelabuhan Tanjung Priok Naik, Pengusaha Pusing!

Emir Yanwardhana, Cnbcindonesia.com, Selasa 13 April 2021

05 Apr 2021

Vaksinasi Tumbuh Kembangkan Industri Rantai Pasok

Ipak Ayu, Bisnis.com, Minggu 04 April 2021 

05 Apr 2021

Jasa Pengiriman Meraup Untung di Momen Larangan Mudik Lebaran 2021

Menit.co.id, Sabtu 3 April 2021

30 Mar 2021

Menakar Dampak ke RI Akibat Macet di Terusan Suez

Herdi Alif Al Hikam, Detik.com, Senin 29 Maret 2021

24 Mar 2021

Jelang Idulfitri, Perusahaan Jasa Kurir Siap-Siap Raup Cuan

Anitana Widya Puspa, Bisnis.com, Selasa, 23 Maret 2021

Copyright © 2015 Asosiasi Logistik Indonesia. All Rights Reserved